REVIEW: Pedagogy of The Oppressed Oleh Pauolo Freire

   



    Paulo Freire adalah seseorang yang berkewarganegaraan Brazil, dia adalah seorang guru yang berhasil menulis buku Pedagogy of The Oppressed  di tahun pertamanya saat dirinya di asingkan dan berhasil menerbitkan buku ini di tahun 1968 yang selanjutnya di terjemahkan ke dalam Bahasa Inggris pada tahun dua tahun setelah terbitnya buku ini. Buku yang menuai banyak kontroversi ini sempat di larang beredar berkali-kali oleh pemerintahan yang berfikir bahwa buku ini adalah buku yang berbahaya.

    Judul dari buku ini mempunyai makna Pendidikan kaum tertindas, Freire terbilang cukup berani untuk menuliskan buku ini dari sudut pandang kaum yang tertindas. Freire berpendapat bahwa mereka yang menindas kalian, di banyak kasus adalah mereka yang saat mengajar membuat seolah-olah kalian tidak tahu apa-apa. Freire menggambarkan pendidikan yang tradisional sebagagai sebuah guru memandang gelas yang kosong dan guru tersebut mempunyai kewajiban untuk mengisinya (Mengisi fakta dan materi) kedalam gelas tadi, dan sebagaimana perumpamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa guru adalah kelompok yang aktif sedangkan siswa adalah kelompok yang pasif/ kosong.

    Terlebih lagi, pendidikan tradisional mendukung ide bahwa perilaku yang pantas untuk siswa adalah diam, pasif dan merasa lebih rendah. Freire berkata bahwa jika kamu ingin mengajarkan seseorang dengan benar, maka kamu harus membawa pengetahuan yang telah diketahuinya menjadi lebih tinggi dan lebih banyak lagi. Jangan pernah berasumsi bahwa siswa-mu adalah orang bodoh. Freire berpendapat bahwa guru harus menjadi "fasilitator" atau "koordinator" atau berdikusi disaat siswa menemukan dunianya sendiri dibandingkan memperlakukan siswa sebagai pengisian boks dengan fakta yang sudah disiapkan.

    Freire menuliskan bahwa mengajar adalah hal sesederhana dan serumit kejujuran dari diskusi dan pendampingan. Freire berfikir dengan membuat kaum yang tertindas melihat ideologi kaum penindas secara kritis, pendidikan akan membantu mereka keluar dari ide "Kesadaran yang salah".

oleh:
Nabiilah Haniifah Ferani Hannoe/19108241197


Website:




Comments